RSS

Simulasi Sistem MCS, Sikka

27 Oct

 

Program rehabilitasi dan pengelolaan terumbu karang merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk menjaga kelestarian sumberdaya ekosistem terumbu karang dan mencegah aktivitas yang dapat mengancam kelestarian sumberdaya tersebut. Program rehabilitasi dan pengelolaan terumbu karang ini mutlak diperlukan mengingat tingginya tingkat kerusakan terumbu karang di Indonesia.Kerusakan ekosistem terumbu karang ini ada yang disebabkan oleh aktivitas manusia dan ada juga yang disebabkan oleh faktor lingkungan.Kegiatan penambangan karang untuk bahan bangunan, penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak dan bahan beracun sianida merupakan aktivitas masyarakat yang banyak kita jumpai di kehidupan masyarakat pesisir sehari-hari.

Dalam program rehabilitasi dan pengelolaan terumbu karang, kegiatan pengawasan dilaksanakan dengan sistem pengawasan berbasis masyarakat, dimana pengawasan di lapangan dilaksanakan oleh kelompok masyarakat dan instansi terkait, seperti Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan, Kepala Pelabuhan Perikanan, TNI-AL dan POLAIR.

Meskipun telah ada mekanisme koordinasi pelaksanaan pengawasan antara kelompok masyarakat (Pokmaswas) dan instansi terkait yaitu Pedoman Umum Pelaksanaan Pengawasan Berbasis Masyarakat COREMAP II berdasarkan Keputusan Menteri (KEP.58/MEN/ 2001) tentang SISWASMAS dan Petunjuk Teknis Pengawasan Perikanan Berbasis Masyarakat, namun tidaklah mudah pelaksanaannya dilapangan, berbagai kendala ditemukan seperti belum adanya prosedur pengawasan bersama yang diakui dan disepakati oleh instansi-instansi berwenang tersebut, keterbatasan dana dimasing-masing instansi dan kekurangan PNS yang memiliki kapasitas penyidik serta kesulitan dalam mengungkap barang bukti sehingga proses penegakan hukum terkadang tidak bisa dilanjutkan.

Permasalahan diinternal Pokmaswaspun terkadang memicu terjadinya konflik horisontal antar masyarakat, karena kurang memahami batasan pesan dan fungsi Pokmaswas sehingga kesalahan prosedur dapat saja terjadi. Tantangan Pokmaswas yang lain dalam menjalankan perannya adalah membutuhkan kemampuan teknis dalam menyampaikan/melaporkan data dan informasi pelanggaran yang ditemukan kepada aparat berwenang. Terkait dengan hal tersebut di atas, PMO COREMAP II bermaksud melaksanakan Kegiatan Simulasi Sistem MCS COREMAP II,  keterlibatan masyarakat dalam pengawasan sumberdaya perikanan dan kelautan dapat optimal dan konflik horisontal dapat diminimalkan.

 
Leave a comment

Posted by on October 27, 2010 in Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: