RSS

Restoring Coastal Livelihoods, Makassar

26 May

Persepsi umum tentang perekonomian masyarakat pesisir adalah sebagian besar masyarakat pesisir masih sangat tergantung dari hasil laut. Disisi lain, unsur ketidakpastian dalam pengusahaan hasil laut masih cukup tinggi yang menyebabkan ketidakpastian pemenuhan kebutuhan hidup keluarga masyarakat pesisir. Kondisi ini berimplikasi pada tekanan hidup yang dialami oleh masyarakat pesisir.
Tekanan tersebut memungkinkan penggunaan segala cara dalam pengusahaan atau pemanfaatan sumberdaya laut, termasuk cara-cara yang tidak ramah lingkungan (destructive fishing practices). Pernyataan tersebut bukan lagi sebuah premis belaka, tetapi sebuah realitas yang terjadi dan berkembang saat ini di hampir semua wilayah pesisir.
Tujuan dari program Restoring Coastal Livelihoods adalah meningkatkan pengamanan mata pencaharian bagi masyarakat pesisir yang rentan di pantai barat Sulawesi Selatan melalui kemitraan multi stakeholder. Dengan pendekatan kolaboratif diharapkan mampu meningkatkan upaya pengelolaan wilayah pesisir, termasuk didalamnya keberlanjutan pemanfaatan sumberdaya mangrove dan restorasi ekologi mangrove (Ecological Mangrove Restoration/EMR). Program ini akan memberikan perhatian khusus pada pemberdayaan perempuan pesisir, pengamanan hak-hak perempuan dan peningkatan pendapatan masyarakat pesisir.
Dalam rangka inisiasi pelaksanaan program tersebut, akan dilakukan familiarisasi kepada para stakeholder utama di tingkat provinsi. Upaya ini merupakan pendekatan penting guna memperoleh dukungan terhadap pelaksanaan program, memberikan informasi yang benar seputar pelaksanaan program, dan sebagai langkah awal pendekatan kolaboratif dengan pemerintah sebagai pengambil kebijakan pengelolaan pesisir.
Mengingat urgensinya sosialisasi ini sebagai proses awal program, pelaksanaannya akan dilakukan melalui:
– Workshop stakeholder terkait isu-isu pengelolaan pesisir, dimana tiap stakeholder terkait dari masing-masing kabupaten akan turut hadir. (Kabupaten Takalar, Barru, Maros, dan Pangkep).
– Formulasi komitmen bersama antar stakeholder dalam menghadapi permasalahan yang muncul selama workshop.
Adapun peserta yang diharapkan terlibat dalam kegiatan ini berasal dari :
– Instansi Pemerintah Provinsi
– Instansi Pemerintah dari masing-masing kabupaten
– United Nation Offices, NGO lokal dan Internasional
– Perwakilan dari beberapa proyek pesisir
– Instansi terkait

 
1 Comment

Posted by on May 26, 2010 in Restoring coastal livelihoods

 

Tags: ,

One response to “Restoring Coastal Livelihoods, Makassar

  1. Lily Pulu

    September 29, 2010 at 8:35 am

    Perkenalkan saya Lily Pulu dari KAPAL Perempuan. Kami rencananya akan melakukan gender assessment untuk projek ini atas permintaan Oxfam GB di Jakarta. Senang sekali bisa membaca link ini dan pingin kontak lebih banyak untuk keperluan assessment ini. Sekaligus sebagai persiapan awal, apakah kami bisa meminta rekaman proses workshop yang telah dilakukan teman-teman di sana? Semoga berkenan. Terima kasih.

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: