RSS

Kawasan Agropolitan Pulau Sebatik

20 Jan

Kabupaten Nunukan sebagai salah satu Pusat Kegiatan Strategi Nasional di Provinsi Kalimantan Timur mempunyai peran penting dalam pengembangan kegiatan pemerintahan, perdagangan dan jasa.  Pembangunan Kabupaten Nunukan yang semakin pesat memerlukan pengaturan yang tepat sebagai alat pengendali, sehingga pemerataan pembangunan kota dapat teratur dan terarah sesuai dengan rencana Tata Ruang.

Kondisi Kawasan pedesaan dicirikan rendahnya tingkat produktifitas tenaga kerja, masih tingginya tingkat kemiskinan dan masih rendahnya kualitas lingkungan permukiman pedesaan. Rendahnya  produktifitas di kawasan pedesaan dapat dilihat dari tingginya tenaga kerja yang ditampung dalam sektor pertanian dalam perekonomian nasional.

Untuk mengendalikan pelaksanaan pembangunan kota serta pedesaan agar nyaman, produktif, berkelanjutan serta merata di segala aspek maka perlu dilakukan Penyusunan Master Plan dan Studi Kelayakan Kawasan Agropolitan di Kecamatan Sebatik yang merupakan suatu rencana yang berisikan pembangunan kawasan agropolitan Kecamatan sebatik agar terbentuk suatu sistem yang saling menguntungkan antara desa dan kota serta peningkatan peran desa sebagai pusat pengembangan perekonomian desa dan pengentasan kemiskinan untuk pemerataan pembangunan.

Kabupaten Nunukan adalah hasil pemekaran dari Kabupaten Bulungan, yang terbentuk berdasarkan pertimbangan Luas Wilayah, Peningkatan Pembangunan dan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat. Penetapan pembentukan kabupaten Nunukan didasarkan pada Undang-undang Nomor 47 Tahun 1999 yang kemudian diubah menjadi Undang-undang nomor 7 tahun 2000.

Kabupaten Nunukan secara geografis terletak pada posisi antara 115° 22´ 30´´ hingga 118° 44´ 55´´ Bujur Timur, dan 3° 15´ 00″ hingga 3° 30´ 00´´- 4° 24´ 55´´ Lintang Utara dengan  Luas Wilayah Kabupaten adalah sekitar 14.263,68 Km² atau 1.426.368 Ha, dengan luas wilayah laut (4 mil laut) adalah sekitar 140.875,825 Ha.

Wilayah Kabupaten Nunukan di sebelah Utara berbatasan langsung dengan Negara Malysia Timur – Sabah, sebelah Timur dengan Laut Sulawesi, sebelah Selatan dengan Kabupaten Bulungan dan Kabupaten Malinau, sebelah Barat berbatasan langsung dengan negara Malaysia Timur – Serawak. Secara Administratif Wilayah Kabupaten Nunukan dibagi 8 wilayah Kecamatan yaitu: Kecamatan Nunukan, Kecamatan Sebatik, Kecamatan Sebatik Barat, Kecamatan Sebuku, Kecamatan Sembakung, Kecamatan Lumbis, Kecamatan Krayan, dan Kecamatan Krayan Selatan. Berdasarkan hasil penataan wilayah desa/kelurahan di Kabupaten Nunukan telah terjadi pemekaran Kecamatan yaitu sebelumnya Sebuku masuk dalam Kecamatan Nunukan sudah menjadi Kecamatan sendiri dan pemekaran Kecamatan Krayan menjadi Kecamatan Krayan dan Kecamatan Krayan Selatan. Demikian juga dengan Kecamatan Sebatik yang dimekarkan menjadi Kecamatan Sebatik dan Kecamatan Sebatik Barat.

Kecamatan Sebatik sendiri terletak di Pulau Sebatik yang merupakan pulau yang terbagi dua dengan Malaysia dan berhadapan langsung dengan Kota Tawau. Posisinya yang berada di daerah perbatasan Indonesia – Malaysia menjadikan Kecamatan Sebatik sebagai daerah yang strategis dalam peta lalu lintas antar nnegara. Wilayah Kecamatan Sebatik di sebelah Utara berbatasan langsung dengann Negara Malaysia Timur-Sabah, sebelah Timur dan sebelah Selatan dengan Laut Sulawesi, serta sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Sebatik Barat.

 
Leave a comment

Posted by on January 20, 2009 in Agropolitan Pulau Sebatik

 

Tags: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: